Berita Umum

Beroperasi Penuh 29 Maret, Menhub Minta Integrasi Antarmoda di Bandara Internasional Yogyakarta Dioptimalkan

Biro Komunikasi dan Informasi Publik - Jumat, 31 Januari 2020
Jumlah Dilihat: 455 kali


Yogyakarta – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan Bandara Internasional Yogyakarta atau Yogyakarta Internasional Airport (YIA) di Kulonprogo akan beroperasi penuh pada 29 Maret 2020, untuk itu Menhub meminta seluruh pihak terkait untuk mengoptimalkan integrasi antarmoda untuk mempermudah aksesibilitas masyarakat dari dan menuju Bandara tersebut.
“29 Maret nanti YIA akan beroperasi penuh, pada saat itu pergerakan penumpang akan akan masif sekali. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Saya telah meminta kepada Dirjen Perhubungan Darat dan PT. Damri untuk mengoptimalkan Headway (waktu tunggu) Bus Damri per 30 menit,” ucap Menhub.
Menhub mengungkapkan, Kemenhub telah memberikan subsidi tarif untuk Bus Damri dari dan menuju YIA di 2 (dua) shelter Damri yaitu dari Shelter Sleman City Hall dan Hartono Mall dengan tarif 25 Ribu Rupiah. Hal tersebut dilakukan agar masyarakat terbiasa dan semakin tertarik untuk menggunakan Angkutan massal bus.
Sementara, pada rute YIA -Shelter Malioboro, berlaku tarif komersial sebesar 70 ribu Rupiah.
“Kami memberikan subsidi di dua shelter yang headway-nya sudah bagus, sehingga kita harapkan masyarakat terbiasa untuk menggunakan transportasi Bus Damri dari dan menuju ke sini (YIA),” ungkap Menhub.
Lebih lanjut Menhub mengapresiasi langkah Perum Damri yang telah aktif menggunakan media sosial untuk melakukan sosialisasi ke masyarakat.
"Tadi saya berbincang dengan beberapa calon penumpang yang akan ke YIA, mereka mengetahui rute-rute dan tarif Bus damri dari Media Sosial. Saya apresiasi langkah komunikasi tersebut dan kita berharap masyarakat tidak bingung lagi ketika YIA sudah beroperasi penuh nanti," pungkas Menhub.
Berdasarkan informasi dari PT AP I, YIA telah didukung moda transportasi umum seperti Damri, SatelQu, taksi bandara, taksi online, dan kereta dari stasiun terdekat Stasiun Wojo yang dapat ditempuh 10 menit dari bandara. Pilihan moda transportasi ini akan semakin memudahkan para penumpang pengguna jasa bandara.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi, Dirut PT. Damri Setia N Milatia Moermin dan Direktur Angkutan Jalan Ahmad Yani. (MM/RDL/YSP/HA)