Direktorat Jenderal Perhubungan Laut

PENGOPERASIAN KMP. ILE BOLENG DI KUPANG DIRESMIKAN WAMENHUB PAGI INI

Biro Komunikasi dan Informasi Publik - Selasa, 23 Maret 2010
Jumlah Dilihat: 4615 kali

(Kupang, 22/03/10) Pengoperasian Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Perintis Ile Boleng yang akan menghubungkan lintas Kupang (Pulau Timor Barat) - Lewoleba (Pulau Lomblen, Flores Timur) Selasa (23/3) pagi, diresmikan Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dalam peresmian pengoperasian KMP Perintis tersebut selain hadiri oleh Gubernur NTT Frans Leburaya beserta jajaran Pemda dan Muspida, juga dihadiri anggota DPR Komisi V Yosep Naesoi (Partai Golkar) dan Saleh Husein (Partai Hanura).

KMP Perintis Ile Boleng yang berbobot  600 GT tersebut dalam pengoperasian perdananya akan bertolak dari  Pelabuhan Bolok, Kupang, NTT sekitar pukul 10.00 waktu setempat .

Kehadiran KMP. Ile Boleng di Propinsi NTT ini akan memperkuat armada kapal penyeberangan yang selama ini telah ada dan melayani lintas-lintas penyeberangan di wilayah Nusa Tenggara Timur. KMP Ile Boleng akan menghubungkan Pulau Timor dan Pulau Flores Timur melalui lintasan Kupang - Lewoleba yang berjarak 112 mil dan diperkirakan akan ditempuh dalam waktu 12 jam.

Sebelumnya, 18 lintas penyeberangan yang ada di wilayah NTT dilayani oleh tujuh buah kapal penyeberangan, yaitu KMP. Ile Ape, KMP. Kambaniru, KMP. Balibo, KMP. Uma Kalada, KMP. Roka Tenda, KMP. Pulau Sabu, dan KMP. Namparnos.

Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perhubungan  saat ini telah memberikan subsidi angkutan penyeberangan perintis untuk 11 lintasan penyeberangan di wilayah NTT. 

KMP. Ile Boleng merupakan hasil pengadaan dari Satuan Kerja (Satker) Pengembangan Lalu Lintas dan Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (LLSADP) melalui dana APBN tahun 2008 dan 2009. Kapal penyeberangan yang diproduksi oleh galangan kapal PT Ben Santosa Surabaya ini akan dioperasikan oleh PT. Flobamor, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Kapal ini akan langsung beroperasi setelah diserahterimakan dan diresmikan  oleh Wakil Menteri Perhubungan.(YFA-BSE).