Badan Penelitian dan Pengembangan

Menhub: Hasil Penelitian Pemenang Lomba Penelitian Transportasi 2016 Harus Dapat Diaplikasikan

Biro Komunikasi dan Informasi Publik - Rabu, 26 Oktober 2016
Jumlah Dilihat: 2014 kali

JAKARTA – Hasil penelitian dari para pemenang Lomba Penelitian Transportasi Tingkat Nasional Tahun 2016 harus dapat diaplikasikan ke dalam dunia transportasi untuk meningkatkan keselamatan, keamanan, dan pelayanan transportasi.

“Hasil penelitian tersebut dapat diaplikasikan dengan melakukan serangkaian uji coba dan apabila berhasil akan digunakan oleh masyarakat transportasi,” tegas Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi ketika memberikan sambutan pada acara Penyerahan Adi Cipta Tata Wahana Nusantara Award kepada para pemenang Lomba Penelitian Transportasi Tingkat Nasional Tahun 2016 di Ruang Mataram Kementerian Perhubungan, Rabu (26/10).

Dalam sambutannya, Menhub menyatakan kebanggaannya terhadap para peserta lomba tersebut. “Saya bangga ada awareness dari masyarakat yang ikut memikirkan perbaikan dunia transportasi karena keselamatan transportasi harus dikawal oleh banyak pihak,” ujar Menhub.

Menhub juga menyatakan para pemenang lomba tersebut jangan hanya berhenti setelah mengikuti lomba ini. Menhub menyatakan Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan untuk menyertakan para pemenang lomba penelitian tersebut dalam proses diskusi dan penelitian yang dilakukan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan.

“Kita harus melakukan pembinaan karena orang-orang yang seperti mereka yang peduli terhadap permasalahan transportasi itu hanya sedikit,” jelas Menhub.

Dalam acara penyerahan penghargaan tersebut, juga dilakukan presentasi dari Juara 1 Kategori S2/S3, Dody Qory Utama yang memaparkan pencegahan kecelakaan transportasi dengan pemantauan sinyal otak menggunakan alat bernama Brainstat.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan Agus Santoso menjelaskan pihaknya akan memberikan fasilitasi kepada dunia industri. Agus menyatakan dukungan penuhnya terhadap hasil penelitian tersebut dan akan terus mempublikasikan produk penelitiannya kepada dunia industri. Agus juga menyatakan untuk dapat diproduksi secara masal, produk hasil penelitian tersebut harus melakukan serangkaian sertifikasi diantaranya type certificate dan production certificate.

Lomba Penelitian Transportasi 2016 yang mengangkat tema “Melalui Inovasi Kita Tingkatkan Keselamatan dan Pelayanan Penerbangan” diprakarsai oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan. Lomba tersebut rutin dilakukan tiap tahun untuk memperoleh masukan dari masyarakat tentang inovasi teknologi di bidang transportasi udara yang akan dapat diimplementasikan dalam meningkatkan keselamatan dan pelayanan transportasi udara di Indonesia.

Peserta lomba sebanyak 268 orang tersebut dibagi dalam 2 kategori berdasarkan kualifikasi pendidikan yaitu kategori lulusan SLTA-S1 dan kategori lulusan S2-S3 yang ditempatkan di 10 regional yaitu Regional 1 Medan (Aceh, Sumut, Riau, Sumbar, Jambi), Regional 2 Palembang (Sumsel, Bengkulu, Lampung, Bangka Belitung, Kepri), Regional 3 Jakarta (Banten, DKI Jakarta, Jabar), Regional 4 Yogyakarta (Jateng, D. I. Yogyakarta), Regional 5 Surabaya (Jatim, Bali, NTT, NTB), Regional 6 Pontianak (Kalbar, Kaltim, Kalteng, Kalsel, Kaltara), Regional 7 Manado (Sulut, Gorontalo), Regional 8 Makassar (Sulsel, Sulteng, Sulbar, Sultra), Regional 9 Ambon (Maluku, Malut), dan Regional 10 Jayapura (Papua, Papua Barat).

Pemenang Lomba Penelitian Transportasi Tingkat Nasional Tahun 2016 untuk kategori SMA/S1 adalah:

1.Andri Bharata Hutapea (Jakarta)

Judul penelitian: prediksi trajektori pesawat berdasarkan data ADS-B sebagai sistem pembantu pengambilan keputusan seorang ATC untuk mencegah terjadinya tabrakan pesawat.

2.Sorfian (Pontianak)

Judul penelitian: rancang bangun prototipe sistem peringatan dini wind shear tail wind dan cross wind untuk keselamatan take off dan landing pesawat terbang.

3.Reza Aulia Akbar (Surabaya)

Judul penelitian: inovasi optimalisasi sistem winglet dengan sudut cont adaptif pada pesawat komersial untuk peningkatan performa terbang dan efisiensi avtur dalam mewujudkan penerbangan yang ekonomis, aman, serta nyaman di Indonesia.

Sedangkan pemenang Lomba Penelitian Transportasi Tingkat Nasional Tahun 2016 untuk kategori S2/S3 adalah:

1.Dody Qory Utama (DKI Jakarta)

Judul penelitian: Pencegahan kecelakaan transportasi dengan pemantauan sinyal otak menggunakan Brainstat.

2.Henny Harumi (Medan)

Judul penelitian: Inovasi optimalisasi sistem ramp checking terintegrasi berbasis mobile dalam penentuan kesiapan pesawat dalam meningkatkan keamanan, keselamatan penumpang, dan meminimalisir kecelakaan penerbangan.

3.Evi Septiana Pane (Surabaya)

Judul penelitian: Deteksi otomatis benda tajam pada citra x-ray bagasi dengan pendekatan computer vision. (RY/TH/BS/BSE)