Direktorat Jenderal Perhubungan Laut

Menhub : Kuala Tanjung Internasional Hub masuk Proyek Strategis Nasional

Biro Komunikasi dan Informasi Publik - Kamis, 16 Pebruari 2017
Jumlah Dilihat: 1734 kali

Jakarta - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mendukung sepenuhnya langkah Presiden Joko Widodo yang mengawal langsung pelaksanaan proyek dan program prioritas nasional di Propinsi Sumatera Utara. Kemenhub akan bekerja keras mempersiapkan infrastruktur transportasi untuk mewujudkan Sumut menjadi hub internasional.

Dalam rapat terbatas hari ini, Kamis (16/2), Presiden mengevaluasi progres pelaksanaan program prioritas di Sumut. Dengan posisi strategis Sumut yaitu berada di jalur pelayaran internasional Selat Malaka, Presiden meminta jajaran menteri terkait turut membantu pelaksanaan Sumut sebagai hub internasional

Ditekankan pula posisi geografis Sumut mempunyai keunggulan strategis yaitu di jalur pelayaran internasional Selat Malaka dan dekat dengan Singapura, Malaysia serta Thailand. Potensi geografis ini dapat dikembangkan sebagai hub internasional sehingga bisa menggerakkan perekonomian di wilayah-wilayah lain di Pulau Sumatera.

"Langkah Presiden ini tentu visioner. Penetapan (program prioritas) ini juga sesuai dengan masterplan Kementerian Perhubungan," terang Menhub Budi Karya Sumadi di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (16/2).

"Pelabuhan hub internasional di Indonesia itu masing-masing Pelabuhan Kuala Tanjung (Sumut) di Kawasan Barat dan Pelabuhan Bitung (Sulut) di Kawasan Timur. Selain itu Kemenhub juga menetapkan pelabuhan Tanjung Priok sebagai hub internasional" jelasnya.

Menhub Budi menambahkan, dukungan penyiapan infrastruktur transportasi telah disiapkan Kemenhub. Antara lain pembangunan Pelabuhan Kuala Tanjung dan pembangunan akses kereta api dari Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Sei Mangke sampai ke pelabuhan ke Pelabuhan Kuala Tanjung.

Sesuai rencana pembangunan, pelabuhan Kuala Tanjung sudah masuk ke dalam proyek strategis nasional. Pengembangan pelabuhan Kuala Tanjung meliputi rencana pengembangan terminal multipurpose dan terminal peti kemas (hub internasional).

"Rencana pengembangan pelabuhan Kuala Tanjung dilakukan dalam 5 tahapan, dengan target kapasitas ultimate dermaga sepanjang 1500 M dengan kapasitas hingga 13 juta TEUs," terang Menhub. (RDL/TH/BS/JAB)