• Sampaikan pengaduan anda ke nomor : 0813-111111-05. Akses portal Dephub melalui perangkat mobile ketik : http://m.dephub.go.id. Utamakan Keselamatan Dalam Penyelenggaraan Transportasi. Keselamatan Jalan Tanggung Jawab Kita Bersama. Ciptakan Keselamatan, Keamanan, Kenyamanan Transportasi Yang Efektif Dan Efisien.
Berita  Direktorat Jenderal Perhubungan Udara  TRAVIRA AIR DIHAPUS DARI DAFTAR REKOMENDASI PENCABUTAN LARANGAN TERBANG UE Print
TRAVIRA AIR DIHAPUS DARI DAFTAR REKOMENDASI PENCABUTAN LARANGAN TERBANG UE

(Jakarta, 5/2/2010) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memutuskan untuk menghapus Travira Air dari daftar maskapai yang akan diberikan rekomendasi pencabutan larangan terbangnya ke Uni Eropa. Alasannya, maskapai tersebut belum mencukupi standar yang ditetapkan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara.

 
”Kemungkinan hanya ada tiga maskapai yang kita ajukan kepada otoritas penerbangan Eropa,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Herry Bakti S Gumay saat dihubungi, Kamis (4/2). Ketiga maskapai itu adalah Lion Air, Batavia Air, dan Indonesia AirAsia.
 

Herry memaparkan, standar yang belum dipenuhi Travira Air tersebut adalah persyaratan yang termuat dalam ANNEX 6 International Civil Aviation Organization (ICAO) dan Civil Aviation Safety Regulation (CASR) 121 dan 135. Sesuai ketentuan itu, pesawat Travira harus dilengkapi dengan perlengkapan keselamatan modern seperti pintu tahan peluru (bulletproof cockpit door), alat sensor anti tabrakan pesawat (TCAS), pendeteksi cuaca dan ketinggian (GPWS), Ground Proximity Warning System (GPWS), alat sensor pegunungan, serta sejumlah kelengkapan lainnya.

 
”Travira, juga 22 maskapai lain memang sudah punya resertifikasi Air Operator Certificate (AOC) sesuai Undang-Undang yang baru. Tetapi itu belum cukup. Dia harus memenuhi juga persyaratan sistem keselamatan seperti yang disebutkan ANNEX 6 ICAO serta CASR 121 dan 135,” tegas Herry Bakti.

 
Herry menambahkan, persyaratan dalam ketentuan internasional itu telah dimiliki tiga kandidat lain. Sebagai contoh,  Lion Air saat ini mengoperasikan pesawat baru jenis Boeing 737-900ER yang telah mengadopsi seluruh persyaratan sistem keselamatan tersebut. Demikian pula halnya Indonesia AirAsia yang mengoperasikan Airbus.

 
"Akhir bulan Januari kemarin, Kemenhub sudah menggelar teleconference dengan otoritas penerbangan Uni Eropa. Ini agenda rutin yang kami lakukan, untuk mengevaluasi pencabutan larangan terbang yang sudah diberikan untuk empat maskapai Indonesia," kata Herry.

 
Seperti diketahui, Juli 2009 lalu otoritas penerbangan Uni Eropa telah mencabut larangan terbang bagi Garuda Indonesia, Mandala Airlines, Premi Air, dan Air Fast Indonesia. Namun, tercatat baru Garuda Indonesia yang sudah pasti memanfaatkan izin tersebut untuk membuka rute penerbangan ke Amsterdam, Belanda mulai 1 Juni 2010. (DIP)

Berita Terkait
Berita Terkini
MASKAPAI PENERBANGAN DIIMBAU JAGA KETEPATAN JADWAL UNTUK ANTISIPASI DELAY LEBARAN

(Jakarta, 02/09/2010) Untuk mengantisipasi terjadinya keterlambatan (delay) pada masa-masa padat (peak season) saat pelaksanaan mudik Lebaran, maskapai penerbangan diimbau untuk menjaga ketepatan waktu pemberangkatan (on time performance/OTP).

Baca Selengkapnya
MENHUB LEPAS TIM KABAR MUDIK TV ONE

(Jakarta, 2/9/2010) Menteri Perhubungan Freddy Numberi melepas tim “Kabar Mudik Tv One” di kantor kementerian Perhubungan pagi ini, Kamis (2/9),  pelepasan ini juga disiarkan secara langsung di tv One. Tim mudik Tv One ini akan menyebar ke 5 titik arus mudik untuk melaporkan secara langsung situasi arus mudi dan balik lebaran 2010, lima titik tersebut diantaranya jalur Pantura, Nagrek, Cirebon, Tegal dan Pelabuhan Merak, Banten. Selain melakukan pantauan lewat darat, tim ini juga melakukan pantauan melalui udara.

Baca Selengkapnya
OPERATOR PENERBANGAN DIMINTA OPTIMALKAN PELAYANAN INFORMASI PADA ANGKUTAN LEBARAN

(Tangerang,01/09/2010) Pelayanan informasi menjadi hal utama dalam penyelenggaraan angkutan udara lebaran 2010 di Bandara Soekarno Hatta. “Komunikasi dan informasi merupakan kunci keberhasilan dan kelancaran penyelenggaraan angkutan lebaran oleh karena itu pemberian informasi kepada masyarakat harus diupayakan lebih intensif sehingga pengguna jasa memahami kondisi yang ada, “ jelas Menhub. Penegasan tersebut disampaikan Menteri Perhubungan Freddy Numberi yang diwakili oleh Direktur Jenderal Perhubungan Udara Herry Bakti saat menjadi inspektur Apel Siaga Kesiapan Angkutan Lebaran 2010/1431 H di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng , Selasa (1/9)

Baca Selengkapnya
PERUSAHAAN INDIA MINATI PROYEK PEMBANGUNAN BANDARA DI INDONESIA

(Jakarta, 1/8/2010) Sebuah perusahaan asal India, Mumbai grup, telah menyatakan minatnya untuk menanamkan investasinya pada proyek pembangunan sejumlah bandara di Indonesia. "Mereka sudah datang langsung ke kita, menanyakan di bandara mana saja mereka bisa menanamkan modalnya," jelas Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Herry Bakti S Gumay, usai memimpin Apel Siaga di Terminal 3 Bandara Soetta, Cengkareng, Rabu (1/8).

Baca Selengkapnya
Berita Terpopuler
Liputan Khusus
Transportation News Bite
MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 5 JUNI 2010

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak pada 5 Juni 2010

MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 4 JUNI 2010

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak pada 4 Juni 2010

MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 3 JUNI 2010

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak pada 3 Juni 2010

MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 2 JUNI 2010

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak pada 2 Juni 2010

MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 1 JUNI 2010

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak pada 1 Juni 2010

Kolom Redaksi