Direktorat Jenderal Perhubungan Darat

Sesjen Prediksikan Masih Ada Lonjakan Penumpang Pada H-1 Di Terminal Tulungagung

Biro Komunikasi dan Informasi Publik - Rabu, 13 Juni 2018
Jumlah Dilihat: 203 kali

TULUNGAGUNG - Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan Djoko Sasono memprediksikan masih adanya lonjakan penumpang baik yang datang maupun berangkat mudik pada H-1 lebaran di Terminal Gayatri Tulungagung. Hal ini disampaikan Sesjen usai melakukan peninjauan di Terminal Tipe A Gayatri Tulungagung, Rabu (13/6).

"Tadi dilaporkan ada peningkatan jumlah bus maupun jumlah penumpang di terminal ini. Yang menarik bahwa diperkirakan pada H-1, akan ada lagi peningkatan pada bus maupun penumpang yang datang maupun yang akan mudik," ujar Sesjen Djoko.

Untuk itu Sesjen Djoko mengimbau petugas terminal untuk siap siaga mengarahkan penumpang yang datang maupun yang akan pergi. Hal ini untuk menghindari terjadi penumpukan penumpang di terminal tersebut.

"Dengan demikian perlu kewaspadaan bagi teman-teman yang bertugas sehingga nanti semua penumpang bisa tertangani dengan baik. Yang penting adalah bagaimana mengarahkan mereka yang sudah sampai disini bisa segera dipompa keluar dengan angkutan umum supaya tidak menumpuk di terminal," urai Sesjen Djoko.

Dalam kunjungannya, Sesjen Djoko menilai Terminal Gayatri Tulungagung patut dijadikan contoh karena terminal tersebut terlihat rapi, bersih dan mempunyai tata kelola yang bagus.

Penerapan E-Ticketing di Terminal Tulungagung

Terkait rencana adanya sistem E-Ticketing pada seluruh terminal, Sesjen Djoko meminta Kepala Terminal Tipe A Gayatri Tulungagung untuk mempelajari pada terminal yang sudah menerapkan sistem tersebut.

"Menhub sudah mencanangkan bahwa angkutan jalan akan diterapkan tiket online. Saya rasa bukan hal baru karena untuk membeli tiket kereta api saat ini juga menggunakan online. Jadi saya minta kepada Kepala Terminal tolong lihat seperti apa sistem tiket online tersebut. Seperti contoh sudah diterapkan di Terminal Pulogebang Jakarta," terang Sesjen Djoko.

Lebih lanjut Djoko menjelaskan penerapan sistem ini tentunya akan memberikan kemudahan bagi penumpang dalam membeli tiket bus.

"Penerapan sistem ini untuk memberikan kemudahan, akses kepada pelayanan sehingga dapat memastikan masih ada tiket atau tidak bisa dilihat secara online. Jika bisa masih ada bisa langsung pesan," terang Sesjen Djoko.

"Yang kedua dengan online, jadi tahu jadwal bus dengan baik. Jadi ada manajemen waktu yang lebih baik dari penumpang untuk datang ke terminal," tambah Sesjen Djoko.

Tidak hanya secara online, Djoko juga mengungkapkan pembelian dapat dilakukan melalui gerai-gerai yang sudah ditunjuk untuk bekerjasama dalam penjualan tiket.

Sesjen : Pentingnya Rampcheck

Dalam kunjungannya, Sesjen Djoko selalu mengingatkan pentingnya melakukan rampcheck pada kendaraan.

"Kita sangat memperhatikan aspek keselamatan dan salah satu caranya adalah melakukan rampcheck. Sebenarnya rampcheck tidak satu atau dua kendaraan tapi semua kendaraan harusnya dilakukan pengecekkan kelaikan," ujar Sesjen Djoko.

Lebih lanjut, hal penting kedua adalah pengemudi. Djoko menjelaskan kondisi pengemudi harus diperhatikan.

"Yang kedua terkait pengemudi. Pengemudi harus diingatkan agar mengendarai kendaraan dengan hati-hati, patuhi rambu-rambu yang berlaku, dan istirahat jika merasa kelelahan," jelas Sesjen Djoko.

Djoko juga mengatakan hal lainnya yang penting adalah kesiapan prasarana di jalan seperti tersedianya rambu-rambu serta petunjuk jalan.

"Kita ingatkan kepada semua pihak untuk terus waspada. Patuhi rambu dan petunjuk arah yang diberikan. (LFH/TH/RK/BI)