Direktorat Jenderal Perkeretaapian

Menhub Tinjau Jalur Kereta Bandara Soekarno Hatta

Biro Komunikasi dan Informasi Publik - Minggu, 12 Maret 2017
Jumlah Dilihat: 1536 kali

JAKARTA – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meninjau langsung pelaksanaan proyek pembangunan Kereta Bandara dari Dukuh Atas ke Bandara Soekarno Hatta, pada Minggu (12/3) sore.

Kunjungan kerja Menhub kali ini dilakukan bersama oleh Menteri Negara BUMN Rini Soemarno, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Sumarsono, Dirjen Perkeretaapian Direktur Jenderal Perkeretaapian Prasetyo Boeditjahjono, Direktur Utama PT Angkasa Pura II (persero) Muhammad Awaluddin, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Edi Sukmoro, PT MRT Jakarta Wili Sabandar, dan wakil dari PT Railink.

"Kita melihat beberapa pekerjaan yang sedang berjalan sesuai dengan rencana yaitu beberapa stasiun yang akan selesai pada bulan Juni 2017. Harapannya, ini bisa selesai semua", jelas Menhub.

Hingga kini, proyek pembangunan kereta bandara sudah mencapai 60%. Adapun persoalan tanah dari Batu Ceper ke arah bandara Soekarno Hatta masih menjadi kendala. Namun, Menteri BUMN Rini Soemarno optimis persoalan tanah akan selesai beberapa hari lagi.

"Pembangunan kereta bandara sudah 60%. Persoalan tanah, kita tinggal tunggu putusan pengadilan beberapa hari lagi. Tanggal 20 atau 23 maret sudah selesai", papar Rini optimis.

Lebih lanjut Menhub menjelaskan apabila persoalan tanah selesai, kereta bandara dapat beroperasi pada akhir Juli 2017, berbarengan dengan berpindahnya Terminal Internasional ke Terminal 3.

"Kalau persoalan lahan sudah selesai, maka kami menargetkan kereta bandara bisa dioperasikan pada akhir Juli 2017. Karena terminal internasional kita harapkan akhir Juli bisa mulai beroperasi secara penuh", tutup Menhub.

Rencana pengoperasian kereta bandara terdiri atas dua rute. Pertama, rute Jakarta Kota-Bandara Soekarno Hatta (Jakarta Kota, Kampung Bandan, Duri, Batuceper, Bandara Soekarno Hatta), via Duri-Kampung Bandan. Kedua, rute Manggarai-Bandara Soekarno Hatta (Manggarai, Sudirman Baru, Duri, Batuceper, Bandara Soekarno Hatta), via Duri-Sudirman. Kedua rute tersebut akan beroperasi dengan frekuensi 40 kereta per hari. Layanan kereta bandara ini diharapkan dapat mempermudah mobilitas penumpang pesawat atau pengunjung dari dan menuju Bandara Soekarno Hatta.

Selain pengoperasian kereta bandara, juga akan dioperasikan APMS (Automated People Mover System) yaitu sistem kereta yang melayani penumpang antar terminal. (CRA/TH/BS/JAB)