Direktorat Jenderal Perhubungan Udara

Menhub : Aviasi Indonesia Harus Menjadi Yang Terdepan

Biro Komunikasi dan Informasi Publik - Senin, 04 Desember 2017
Jumlah Dilihat: 630 kali

JAKARTA - Aviasi adalah dunia yang penuh tantangan dan penuh regulasi tapi walaupun regulasinya banyak, tantangan banyak, Indonesia ingin menjadi yang terdepan. Demikian disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam acara peluncuran Layanan Transportasi Helicity di Jakarta, pada senin (4/12).

"Kita telah mencapai kualifikasi di atas rata-rata kemarin, Indonesia menempati peringkat 55 dari 191 negara berdasarkan hasil audit keselamatan penerbangan oleh ICAO," ungkap Menhub Budi.

"Helicity menjalani bisnis yang penuh tantangan dan oleh karenanya saya atas nama Kemenhub mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Helicity ini," ujar Menhub Budi.

Menhub menjelaskan bagaimana sulitnya seorang yang mendarat di suatu tempat misalnya dari Batam akan ke tempat lain yang sulit dijangkau, itu akan memerlukan waktu ekstra untuk menjangkaunya.

"Di kota demikian juga, begitu sibuknya kita dengan suatu kegiatan dari hari ke hari dan saya pikir ini bisa dikelola dengan baik bahkan dalam suatu teknis tertentu bisa digunakan secara kolektif," terang Menhub Budi.

Lebih lanjut Menhub menceritakan bahwa ia sering mendapat keluhan dari para investor yang datang ke Indonesia dan transportasi yang ada saat ini hanya sampai di Bandara Soekarno Hatta tapi dengan adanya layanan Helicity, mereka bisa bebas untuk menuju tempat lain dalam beberapa hari.

"Saya tegaskan bahwa safety adalah suatu hal yang harus dilengkapi dan saya berpesan kepada Helicity untuk selalu mentaati regulasi yang kita buat bersama. Dengan safety kita bisa memenuhi level of service dan level lain-lain," tegas Menhub.

Dalam kesempatan yang sama, CEO Whitesky Aviation Denon Prawiraatmadja mengatakan bahwa Helicity melengkapi moda transportasi di Indonesia. Selain cepat, keberadaan Helicity juga bisa dimanfaatkan untuk mendukung sektor pariwisata yang terjangkau.

Program Helicity sejalan dengan program pemerintah yang menjadi prioritas Kementerian Perhubungan dan Kementerian Pariwisata yang menerapkan strategi 3A yakni Airlines-Airport, Air Navigation dan Authorities sebagai perencanaan membangun konektivitas udara.

Turut hadir dalam peluncuran Layanan Helicity antara lain Menteri Pariwisata Arif Yahya, Ketua KNKT Surjanto Tjahjono, Direktur Utama Perum LPPNPI Novie Riyanto, CEO Whitesky Aviation Denon Prawiraatmadja, Anggota Komisi V DPR RI Rooslynda Marpaung. (YP/TH/AL/BI)