Direktorat Jenderal Perhubungan Laut

Dua Catatan Menhub saat Tinjau Pelabuhan Trisakti Banjarmasin

Biro Komunikasi dan Informasi Publik - Kamis, 16 Juni 2016
Jumlah Dilihat: 360 kali

BANJARMASIN - Jelang penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2016, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan melakukan serangkaian kunjungan ke beberapa daerah untuk melihat langsung kondisi kesiapan sarana dan prasarana transportasi. Saat mengunjungi Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Kamis malam (16/7) setidaknya ada dua catatan yang diberikan Menhub untuk lebih meningkatkan keselamatan, keamanan dan pelayanan di pelabuhan tersebut.

Usai meninjau terminal penumpang dan kapal roro Nikisai tujuan Banjarmasin - Surabaya yang sedang sandar di pelabuhan, Menhub mengatakan kondisi terminal penumpang lebih baik dari tahun sebelumnya.

"Kondisi terminal sudah lebih bersih dan lebih baik dari tahun lalu," jelas Menhub Jonan.

Namun demikian, Menhub Jonan memberikan beberapa catatan yaitu terkait adanya truk-truk yang membawa muatan yang melebihi kapasitas angkut.

"Saya terima laporan dari Pelindo, ada truk yang membawa muatan melebihi kapasitas masuk ke kapal roro. Itu membahayakan keselamatan pelayaran," ujarnya.

Untuk mengatasi hal tersebut, Jonan mengungkapkan, akan membuat aturan agar setiap pelabuhan besar mempunyai jembatan timbang.

"Kalau ada truk yang kelebihan muatan, ya tidak boleh naik (kapal)," ungkapnya.

Catatan lainnya yang diberikan Menhub yaitu terkait sistem penjualan tiket kapal. Ia meminta perusahaan pelayaran agar dapat menjual tiketnya dengan sistem online untuk menghindari penumpukan penumpang di terminal.

"Tahun lalu saya pernah kesini dan tanya ke orang (calon penumpang) mau berangkat kapan, tapi ngga tau kapan mau berangkat (kapalnya). Tapi mau cari tiket disini? Iya jawabnya," tukas Jonan.

Menurut Jonan, dengan sistem penjualan tiket secara online, calon penumpang bisa membeli tiket dari mana saja dan sudah tahu jadwal keberangkatan kapal sehingga dapat datang ke pelabuhan tanpa menunggu berhari-hari di terminal penumpang.

"Jadi ngga perlu sampai menunggu berhari-hari di pelabuhan sampai menginap 3 hari. Sehingga menumpuk di pelabuhan. Kan kasian penumpangnya," ucapnya.

Menhub segera mendorong penggunaan sistem penjualan tiket secara online untuk moda kapal. Seperti yang telah dilakukan di moda pesawat udara, kereta api, dan moda bus yang baru memulai menerapkan sistem penjualan tiket online.

Dalam tinjauannya tersebut, Menhub disampingi Kepala Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Banjarmasin, General Manager Pelindo III Banjarmasin, Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin dan lainnya.

Usai Banjarmasin, Menhub akan melanjutkan tinjauannya ke Balikpapan, Batam, dan Bandar Lampung.

Kemenhub berkomitmen untuk menciptakan zero accident pada penyelenggaraan Angkutan Lebaran tahun 2016. Hal tersebut sesuai dengan fokus kerja Kemenhub yaitu meningkatkan keselamatan, keamanan, serta pelayanan jasa transportasi umum. (RDL/BU/SR/HP)