Berita Umum

ANTISIPASI LEBARAN UNTUK KELAS EKONOMI PT KA TAMBAH 50 GERBONG BARU

Biro Komunikasi dan Informasi Publik - Selasa, 11 September 2007
Jumlah Dilihat: 2169 kali

"Nantinya gerbong baru ini akan menggantikan gerbong-gerbong yang usianya sudah di atas 40 tahun yang kerap menjadi penyebab terjadinya masalah," kata Ronny. Ia menambahkan seluruh gerbong baru tersebut khusus untuk kelas ekonomi. Sedangkan untuk kelas bisnis dan eksekutif tidak, ada penambahan gerbong baru. "Kenyataannya ketika angkutan lebaran, kereta kelas ekonomi, yang paling banyak digunakan pemudik,"

Ronny mengatakan ke -50 gerbong baru itu akan mulai dioperasikan tepat ketika masa angkutan lebaran mulai, biasanya pertengahan puasa. Untuk angkutan lebaran tahun ini, PT KA juga telah melakukan berbagai persiapan seperti perbaikan rel dan penyisiran jalur – jalur rawan, serta memperbaiki jalur yang rusak. "Kita telah melakukan penyisiran untuk melihat jalur-jalur rawan dang mengganti rel atau bantalan rel yang rusak"

Di tempat yang sama, Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal mengatakan untuk arus mudik 2007, diperkirakan jumlah penumpang meningkat antar 5% - 10% ketimbang hari-hari biasa. Seluruh jajaran Depertmen Perhubungan pun telah berkoordinasi untuk mengantisipasi padatnya arus lalu lintas.

"Ada beberapa titik rawan yang kita perhatikan kemungkinan terjadinya penumpukan kendaraan, seperti Pelabuhan Merak yang telah kita siapkan armada tambahan," kata Jusman.

Jusman menambahkan pemudik dengan kendaraan bermotor juga bakal masih mendominasi lalu lintas. Bahkan pihaknya memprediksi, pemudik dengan menggunakan sepeda motor akan mencapai 60% dari seluruh pengguna jalan.
"Tentu kita juga akan memberik perhatian khusus untuk mengantisipasi adanya kecelakaan."

Sementara itu, Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, kembali diserbu para calon pemudik. Mereka yang ingin mendapatkan tiket keberangkatan H-3(tiga hari menjelang) Idul Fitri, rela antri berjam-jam. Bahkan, ada yang menginap di stasiun, menunggu loket buka pada pukul 07.00 WIB. Namun, seperti sehari sebelumnya ketika H-4 dijual, banyak pengantre yang tidak mendapatkan tiket untuk mudik. "Tiket H-3 sudah habis terjual sekitar pulul 12.00," jelas wakil Kepala Stasiun Gambir Sudarta.

PT KA sengaja menjual tiket Lebaran, 30 hari menjelang waku pemberangkatan untuk menghindari penumpukan penumpang. Sementara itu, suasana di sejumlah terminal bus masih normal. Di terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan, misalnya, jumlah penumpang ke luar kota memang sempat meningkat pada Sabtu (8/9), karena berbarengan dengan saat ziarah kubur. "Tetapi sekarang sudah normal lagi. Biasanya kenaikan penumpang untuk mudik mulai terasa pada H-7," jelas petugas terminal Lebak Bulus, Joewaris, kemarin.

Sumber: Media Indonesia , Selasa , 11 September 2007