KANTOR UNIT PENYELENGGARA PELABUHAN KELAS III JENEPONTO

Profil


Pelabuhan Jeneponto sebagai salah satu “Pintu Gerbang” perekonomian di Provinsi Sulawesi Selatan khususnya di Kabupaten Jeneponto yang merupakan tempat berlabuh dan bertambat kapal serta melaksanakan kegiatan bongkar muat barang dan hewan, dimana Pelabuhan Jeneponto ditetapkan sebagai klasifikasi pelabuhan pengumpul dan merupakan pelabuhan umum yang diselenggarakan untuk kepentingan pelayanan masyarakat umum.

Posisi Pelabuhan Jeneponto sebagai salah satu pelabuhan dikawasan ujung selatan bagian barat propinsi Sulawesi Selatan yang berhadapan langsung dengan laut flores yang banyak dilalui kapal-kapal samudra maupun kapal interinsuler dan lokal, secara geografis terletak antara 050 37’ 579” LS dan 1190 50’ 596’’ BT. Keadaan iklim dipengaruhi oleh musim barat (Nopember s.d Februari) dan musim timur (Maret s.d Oktober) disertai hujan pada musim barat dan pada musim kemarau angin bertiup sedang namun keadaan cuaca tersebut tidak banyak berpengaruh sehingga kegiatan bongkar muat dapat dilakukan sewaktu-waktu.

TUGAS.

Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan kelas III Jeneponto Prov. Sulawesi Selatan mempunyai tugas pokok yaitu melaksanakan pengaturan, pengendalian, dan pengawasan kegiatan kepelabuhanan, keselamatan dan keamanan pelayaran pada pelabuhan, serta penyediaan dan/atau pelayanan jasa kepelabuhanan yang belum diusahakan secara komersial.

FUNGSI

Dalam menyelenggarakan tugas diatas Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan kelas III Jeneponto Prov. Sulawesi Selatan mempunyai fungsi :

a. Penyiapan bahan penyusunan rencana induk pelabuhan serta Daerah Lingkungan Kerja (DLKr) dan Daerah Lingkungan Kepentingan (DLKp) Pelabuhan.

b. Penyediaan dan pemeliharaan penahan gelombang, kolam pelabuhan, alur pelayaran, dan sarana bantu navigasi pelayaran.

c. Penjamin kelancaran arus barang, penumpang dan hewan.

d. Penyediaan dan/atau pelayanan jasa kepelabuhanan.

e. Pengaturan, pengendalian, dan pengawasan usaha jasa terkait dengan kepelabuhanan dan angkutan di perairan.

f. Penyediaan fasilitas pelabuhan dan jasa pemanduan dan penundaan.

g. Penjaminan keamanan dan ketertiban di pelabuhan.

h. Pemeliharaan kelestarian lingkungan di pelabuhan.

i. Penyiapan bahan pengawasan keselamatan dan keamanan pelayaran