Kantor Kesyahbandaran Utama Makassar

Sejarah


Pelabuhan Makassar yang berada di provinsi Sulawesi selatan menjadi gerbang Indonesia bagian timur yang letaknya di bagian barat kota Makassar tepat berada di bibir pantai jalur selat Makassar,sejak dahulu dikenal oleh para pedagang dan pelaut.

Sejak abad ke-17 pada masa pemerintahan Kesultanan Gowa, Pelabuhan Makassar telah ditetapkan sebagai pusat perdagangan rempah-rempah.

Setelah dikuasai oleh VOC pada tahun 1667 melalui Perjanjian Bungaya atau lebih dikenal “Bonggai Tracttate” maka Pelabuhan Makassar semakin ramai dikunjungi para pedagang dan pelaut dari mancanegara serta antar pulau.

Pada tahun 1921, pemerintah Hindia Belanda mulai membangun dermaga dengan menggunakan konstruksi beton bertulang, pondasi sistem caisson, yang kemudian dikenal dengan nama Dermaga Soekarno. Pada tahun 1957, setelah melihat arus bongkar muat barang dan kunjungan kapal-kapal yang mengalami kenaikan dari waktu ke waktu, Pemerintah Republik Indonesia memperluas pelabuhan makassar dengan konstruksi beton bertulang, pondasi tiang pancang dan dermaga tersebut diberi nama Dermaga Hatta.

Organisasi dan Tata Kerja Kantor Kesyahbandaran Utama Makassar diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 34 Tahun 2012 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kantor Kesyahbandaran Utama. Aturan ini merubah Peraturan Menteri sebelumnya yakni Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 64 Tahun 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kantor Syahbandar, sehingga nomenklatur Kantor Syahbandar Utama Makassar juga berubah menjadi Kantor Kesyahbandaran Utama Makassar yang merupakan pecahan dari kantor yang sebelumnya bernama Administrator Pelabuhan Makassar atau disebut juga Adpel Makassar. Pemisahan ini merupakan amanat dari Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 yang memisahkan Fungsi Syahbandar dengan Fungsi Otoritas Pelabuhan di Pelabuhan Utama.


Berikut ini daftar nama Kepala Syahbandar yang pernah menjabat :

1. Kolonel Laut Syamsul Bahri (Administrator Pelabuhan Makassar Periode 1985 -1988)

2. Kolonel Laut Emo Soeparmo (Administrator Pelabuhan Makassar Periode 1989 -1993)

3. Kolonel Laut H. R. M. Buchary (Administrator Pelabuhan Makassar Periode 1993 -1994)

4. Kolonel Laut Suyono Dipo, SE. (Administrator Pelabuhan Makassar Periode 1994 - 2000)

5. Drs. C. Sutikno (Administrator Pelabuhan Makassar Periode 2000 - 2002)

6. H. Rosman Idris, SE., M.Sc. (Administrator Pelabuhan Makassar Periode 2002 - 2005)

7. Capt. Drs. H. Abdul Gani, MBA. (Administrator Pelabuhan Makassar Periode 2005 - 2007)

8. Capt. Sato M. Bisri (Administrator Pelabuhan Makassar Periode 2007 - 2008)

9. Dr. Sukardi, M.Si (Administrator Pelabuhan Makassar Periode 2008 - 2011)

10. Capt. M. Salehuddin Siregar (Syahbandar Makassar Periode 2011 -2014)

11. Capt. Zulfarmi Syawal, SH, MH. (Syahbandar Makassar Periode Januari 2014 - Desember 2015)

12. Ir. Abdul Azis, MM (Syahbandar Makassar Periode Januari 2016 - Maret 2016)

13. H. Marwansyah, SH, MM, MH. (Syahbandar Makassar Periode Maret 2016 - September 2016)

14. Capt. Sahattua P. Simatupang, MM, MH. (Syahbandar Makassar Periode Oktober 2016 - April 2017)

15. Victor Vikki Subroto, MM, M.Mar.E (Syahbandar Makassar Periode April 2017 - Desember 2019)

16. Ahmad Wahid, ST., MT., M.Mar.E (Syahbandar Makassar Periode Desember 2019 - Sekarang)