Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas III Gorontalo

Profil


Pelabuhan Gorontalo merupakan pantai yang dibangun sejak pemerintahan Belanda pada permulaan abad XIX tepatnya pada tahun 1898.

Sebelumnya keberadaan pelabuhan telah ada karena hubungan perdagangan tradisional dari Sulawesi bagian Selatan dan Tenggara ke pantai bagian Utara dan hingga sampai ke Gorontalomasa kejayaankerajaan Gowa di Sulawesi Selatan dan Kerajaan Gorontalo di masa Raja Eyato pada abab XVII yang selanjutnya Pelabuhan Gorontalo mulai berkembang dengan adanya kunjungan kapal-kapal yang berasal dari Portugis.

Letak Pelabuhan Gorontalo berada di muara sungai yang merupakan muara dari pertemuan dua sungai yaitu Sungai Bone dan Sungai Bolango yang membentuk satu muara yang disebut Muara Milango sampai ke laut.

Keputusan Menteri Perhubungan Laut Nomor DPLB 1/1/3 Tanggal 28 Pebruari 1961 Pelabuhan Gorontalo ditetapkan menjadi Pelabuhan yang diusahakan dengan nama PN Pelabuhan Daerah IV yang Kantor Wilayahnya berkedudukan di Bitung dan Pelabuhan Gorontalo dipimpin oleh seorang Kepala Perwakilan PN Pelabuhan Gorontalo;

Tahun 1969 berdasarkan PP 1 Tahun 1969, PN Pelabuhan Gorontalo dilikuidasi kedalam organisasi Badan Pengusahaan Pelabuhan (BPP) dan dijabat oleh seorang Kepala Pelabuhan ;

Peraturan Pemerintah Nomor PP 11 dan Nomor PP 17 Tahun 1983, status Badan Pengusahaan Pelabuhan dirubah menjadi Perusahaan Umum Pelabuhan dan untuk fungsi pemerintahan dialihkan ke Kantor Administrator Pelabuhan yang dipimpin oleh seorang Adminitrator Pelabuhan;

Pada tahun 1988 perumpel menjadi PT. Pelabuhan Indonesia ( Pelindo ) dan Kesyahbandaran menjadi Administrator Pelabuhan ( Adpel )

Pada tahun1992 kelas pelabuhan Gorontalo dinaikkan bersama-sama dengan pelabuhan Manado dari kelas V menjadi kelas IV;

Pada Tahun 1994 Pelabuhan Manado dari kelas IV menjadi Kelas III sementara Pelabuhan Gorontalo masih tetap dikelas IV sampai dengan sekarang;

Pada tahun 2012 Administrator Pelabuhan ( Adpel ) menjadi Kesyabandaran dan Otoritas pelabuhan ( KSOP ) sesuai KM 36 Tahun 2012, dan PT. Pelabuhan Indonesia ( Pelindo ) tetap sampai sekarang

Pelabuhan Gorontalo hingga saat ini masih berstatus Pelabuhan Kelas IV.